Untuk fungsi penghubung anak kalimat, hampir tidak ada kata pengganti yang benar-benar setara dengan yang. Padanan terdekatnya hanya nan, itu pun terbatas pada gaya sastra atau bahasa Minangkabau.
Persamaan Kata Yang dan Tingkat Kemiripannya
Karena “yang” adalah partikel penghubung, bukan kata bermakna penuh seperti “cepat” atau “besar”, jumlah padanannya jauh lebih sedikit dibanding kata benda atau kata sifat. Kebanyakan kata yang sekilas mirip sebenarnya berfungsi berbeda.
Sangat Dekat
- nan: dipakai dalam gaya sastra atau bahasa Minangkabau untuk fungsi relatif yang sama seperti “yang”, contohnya “gadis nan cantik” setara dengan “gadis yang cantik”. Di luar konteks itu, “nan” akan terasa janggal dan dianggap sok puitis.
Berkaitan tetapi Tidak Bisa Ditukar Langsung
- itu: kata penunjuk yang menegaskan rujukan pada sesuatu yang sudah disebut, bukan penghubung anak kalimat. “Buku itu baru dibeli” berbeda struktur dari “buku yang baru dibeli”.
- tersebut: juga penunjuk rujukan, biasa dipakai dalam tulisan formal untuk merujuk hal yang sudah disebutkan sebelumnya, bukan untuk menyambung keterangan baru seperti “yang”.
Dalam kalimat formal, “yang” hampir tidak tergantikan tanpa mengubah struktur kalimat itu sendiri. Menghilangkan atau mengganti “yang” biasanya memaksa penulis menyusun ulang kalimat, bukan sekadar menukar satu kata.
Arti Kata Yang
“Yang” termasuk kata penghubung, tepatnya partikel relatif. Ada dua pemakaian utama:
- Makna 1: menghubungkan induk kalimat dengan anak kalimat penjelas, misalnya “buku yang baru dibeli” atau “orang yang tadi datang”.
- Makna 2: menandai perbandingan atau bentuk superlatif, misalnya “yang paling mahal” atau “yang tercepat”.
Makna 1 dipakai sebagai acuan pengelompokan persamaan kata di atas, karena di situlah “nan” bisa menggantikan fungsinya.
Bentuk Baku Kata Yang
“Yang” adalah bentuk baku dan tidak mempunyai varian ejaan bermasalah, sementara “nan” bersifat sastra atau kedaerahan dan tidak baku dalam bahasa Indonesia formal sehari-hari.
Contoh Kalimat
- Dalam sajaknya, penyair itu menulis tentang “senja nan merah di ufuk barat”.
- Mobil itu sudah diperbaiki kemarin di bengkel dekat rumah Pak Budi.
- Sesuai laporan tersebut, anggaran proyek perlu direvisi sebelum akhir bulan.
Dua contoh terakhir bukan pengganti langsung “yang”. “Itu” dan “tersebut” hanya menunjuk sesuatu yang sudah disebut, sedangkan “yang” menyambung keterangan baru ke dalam satu kalimat.
Kata Terkait
- sang: partikel penghormatan yang dipakai sebelum nama atau gelar, misalnya “sang guru”. Fungsinya berbeda sama sekali dari “yang” karena tidak menghubungkan anak kalimat.
- itulah: bentuk penegas rujukan yang sering muncul berdampingan dengan “yang” dalam kalimat definisi, misalnya “itulah yang dimaksud dengan kejujuran”.