Persamaan Kata Dalam dan Kapan Memakainya

Kata dalam punya sedikit padanan langsung karena maknanya bergantung dipakai untuk kedalaman fisik atau kiasan. Untuk situasi fisik, curam bisa jadi padanan yang aman, sementara untuk kiasan, kental atau intens lebih pas sesuai konteks kalimatnya.

Persamaan Kata Dalam dan Tingkat Kemiripannya

Tidak ada satu kata pun yang bisa menggantikan dalam di semua konteks, jadi kelompok “Sangat Dekat” tidak diisi di sini. Kata dalam terlalu fleksibel, kadang soal jarak fisik ke dasar, kadang soal keeratan perasaan.

Cukup Dekat

  • curam: cocok untuk jurang, tebing, atau sungai yang tegak dan dalam, misalnya “jurang yang curam”.
  • kental: dipakai untuk hubungan atau perasaan yang erat dan mendalam, seperti “persahabatan yang kental”.
  • intens: menggambarkan pengalaman atau emosi yang kuat dan mendalam, sedikit terasa sebagai kata serapan, misalnya “pengalaman yang intens”.

Berkaitan tetapi Tidak Bisa Ditukar Langsung

  • dasar: menunjuk bagian paling bawah, bukan sinonim kedalaman itu sendiri. “Dasar sumur” berbeda dari “sumur yang dalam”.
  • jauh: mengukur jarak, sering rancu dengan dalam padahal arahnya berbeda, misalnya “jauh dari rumah” bukan soal kedalaman.
  • tebal: mengacu pada volume atau ketebalan sebuah benda, bukan pada seberapa dalam sesuatu, seperti “buku yang tebal”.

Antonim Kata Dalam

  • dangkal
  • cetek (informal, dipakai lisan untuk dangkal)
  • tipis (khusus makna kiasan seperti pemahaman)

Arti Kata Dalam

Sebagai kata sifat, dalam berarti jarak yang jauh dari permukaan ke dasar, contohnya sumur dalam atau sungai dalam. Dalam juga punya makna kiasan, yaitu mendalam secara emosi atau pemikiran, seperti cinta yang dalam atau pemahaman yang dalam.

Selain itu, dalam juga berfungsi sebagai kata depan yang berarti di dalam, misalnya “dalam kotak” atau “dalam hati”. Makna preposisi ini tidak punya padanan kata tunggal, sehingga tidak dimasukkan ke daftar persamaan kata di atas.

Pengelompokan persamaan kata pada bagian sebelumnya memakai makna kata sifat, baik untuk kedalaman fisik maupun makna kiasan.

Bentuk Baku Kata Dalam

Dalam adalah bentuk baku tanpa varian ejaan bermasalah, sementara di antara padanannya, cetek bersifat informal dan curam, kental, serta intens sudah tergolong baku.

Contoh Kalimat

  1. “Hati-hati, di sisi jalan itu ada jurang yang curam, bisa jatuh kalau nggak awas,” kata Pak Slamet ke anaknya di motor.
  2. Dalam tugas kuliahnya, Rina menulis bahwa hubungan patron-klien di desa itu tetap kental meski warganya sudah banyak merantau ke kota.
  3. Rapat evaluasi kuartal ini terasa cukup intens karena tim marketing dan tim keuangan beda pendapat soal target penjualan.
  4. Petugas menyelam sampai ke dasar danau untuk mencari kunci mobil yang jatuh dari perahu wisata.

Kata Terkait

  • kedalaman: bentuk benda dari dalam, dipakai untuk mengukur seberapa dalam sesuatu, misalnya “kedalaman sumur itu sepuluh meter”.
  • mendalam: bentuk berimbuhan yang menjelaskan proses menjadi lebih dalam, seperti “penelitian yang mendalam”.
  • dangkal: lawan kata yang sering disandingkan dalam pembahasan kedalaman, baik fisik maupun kiasan.
  • permukaan: konsep yang berlawanan posisi dengan dalam, bukan sinonim atau antonim langsung, tapi sering muncul bersama saat membahas kedalaman air atau tanah.