Persamaan Kata Haus, dari Dahaga sampai Gandrung
Padanan paling aman untuk haus adalah dahaga; kata itu bisa dipakai di hampir semua tulisan, dari pesan singkat sampai laporan resmi. Untuk makna kiasan seperti haus kekuasaan atau haus ilmu, pilihan katanya lain lagi.
Persamaan Kata Haus dan Tingkat Kemiripannya
Pengelompokan di bawah memakai makna utama, yaitu rasa ingin minum. Kata yang hanya cocok untuk makna kiasan diberi catatan.
Sangat Dekat
- dahaga: satu-satunya kata yang benar-benar bisa langsung menggantikan haus, termasuk dalam tulisan resmi.
Cukup Dekat
- kering: hanya untuk kerongkongan atau tenggorokan yang terasa kering, bukan untuk perasaan ingin minum secara umum.
- gandrung: khusus makna kiasan, yaitu sangat menyukai atau sangat menginginkan sesuatu, dengan nada positif.
- rakus: makna kiasan, bisa menggantikan haus pada haus kekuasaan atau haus harta, tetapi nadanya berubah menjadi mencela.
- tamak: juga kiasan, terbatas pada keinginan atas harta atau kekuasaan.
Berkaitan tetapi Tidak Bisa Ditukar Langsung
- lapar: mengubah kebutuhan minum menjadi kebutuhan makan, kecuali dalam kiasan seperti lapar ilmu.
- dehidrasi: istilah medis untuk kondisi tubuh kekurangan cairan, bukan rasa yang dialami.
- gersang: menerangkan tanah atau tempat, bukan orang.
- aus: kata yang sama sekali berbeda, artinya susut karena tergosok.
Antonim Kata Haus
- kenyang
- puas
- segar
- jemu (untuk makna kiasan haus akan sesuatu)
Arti Kata Haus
Haus adalah kata sifat (adjektiva). Makna pertama: berasa kering di kerongkongan sehingga ingin minum. Makna inilah yang dipakai sebagai acuan pengelompokan sinonim di atas. Makna kedua bersifat kiasan: sangat menginginkan sesuatu, biasanya dipakai dengan akan atau kan, misalnya haus akan perhatian, haus kekuasaan, haus pujian. Perlu ditegaskan, haus tidak pernah bermakna susut atau terkikis. Untuk makna itu ada kata lain, yaitu aus.
Bentuk Baku Kata Haus
Haus adalah bentuk baku dan terdaftar di KBBI. Masalah yang paling sering muncul bukan ejaan haus itu sendiri, melainkan tertukar dengan aus. Aus adalah kata tersendiri yang berarti susut atau berkurang karena tergosok: ban aus, kampas rem aus. Menulis “ban haus” tidak tepat, begitu pula menulis “aus” untuk rasa ingin minum. Bentuk berimbuhan yang baku adalah kehausan; dari dahaga ada kedahagaan, tetapi jarang dipakai dan kehausan jauh lebih lazim. Seluruh kata di daftar sinonim di atas tergolong baku. Gandrung dan dahaga memang terkesan lebih sastrawi, namun tetap sah dalam tulisan resmi. Kalau masih ragu pada satu kata, periksa saja di KBBI daring.
Contoh Kalimat
- Pulang futsal dari GOR dekat rumah, kami mampir beli es teh karena dahaga sudah tidak tertahan. Cocok bila ingin nada yang sedikit lebih rapi daripada haus.
- Menunggu antrean di puskesmas hampir dua jam membuat kerongkongan saya kering. Dipakai kalau yang ditekankan sensasi fisiknya.
- Dalam esainya, Nadia menulis tentang pelajar yang gandrung membaca buku sejarah sampai lupa jam istirahat. Pas untuk minat yang positif.
- Warga menilai pejabat itu terlalu rakus jabatan sehingga programnya berhenti di tengah jalan. Sadari nada mencelanya sebelum dipakai di laporan resmi.
- Tiga peserta gerak jalan kantor dirawat di posko karena dehidrasi. Dipilih saat butuh istilah medis, bukan gambaran perasaan.
Kata Terkait
- kehausan: bentuk berimbuhan haus, menunjuk keadaan atau penderitaan karena tidak minum.
- minum: pasangan alaminya, tindakan yang menghilangkan haus.
- pelepas dahaga: sebutan lazim untuk minuman penawar haus, sering muncul di iklan.
- cairan: cakupannya lebih luas, dipakai dalam konteks kesehatan seperti kebutuhan cairan tubuh.
